KAVRAMLAŞTIRMA VE ASKERÎ ORTAMDA BAŞARI İÇİN BİR ...

Academia.eduAcademia.eduLog InSign Up
  • Log In
  • Sign Up
  • more
    • About
    • Press
    • Papers
    • Terms
    • Privacy
    • Copyright
    • We're Hiring!
    • Help Center
    • less

Outline

keyboard_arrow_downTitleAbstractReferencesFirst page of “ASKERÎ ZEKÂYA DOĞRU: KAVRAMLAŞTIRMA VE ASKERÎ ORTAMDA BAŞARI İÇİN BİR ÖLÇEK GELİŞTİRME DENEMESİ”PDF Icondownload

Download Free PDF

Download Free PDFASKERÎ ZEKÂYA DOĞRU: KAVRAMLAŞTIRMA VE ASKERÎ ORTAMDA BAŞARI İÇİN BİR ÖLÇEK GELİŞTİRME DENEMESİProfile image of Sait GURBUZSait GURBUZProfile image of Özkan  GürkolÖzkan Gürkolvisibility

description

8 pages

descriptionSee full PDFdownloadDownload PDF bookmarkSave to LibraryshareShareclose

Sign up for access to the world's latest research

Sign up for freearrow_forwardcheckGet notified about relevant paperscheckSave papers to use in your researchcheckJoin the discussion with peerscheckTrack your impact

Abstract

Bu çalışmanın temel amacı, askerî ortamda başarı için gerekli olan yetenekler bütününü oluşturan askeri zekâölçeği geliştirmektir. Bu amaç doğrultusunda, bu araştırma; madde havuzunun oluşturulması (Araştırma-1), ölçeğin yapılandırılması (Araştırma-2) ve ölçeğin değerlendirilmesi (Araştırma-3) olmak üzere üç ayrı aşamadan n oluşmuştur. Araştırma-1’de, yazın taramasını müteakip hâlenaskerî ortamda görevde olan 47 ve görevden ayrılmış 13 personel ile mülakat yapılarak madde havuzu oluşturulmuştur. Araştırma-2’de ise içerik geçerliliği kapsamında uzman görüşüne sunulan ölçek ile daha sonra yapı geçerliliği kapsamında pilot uygulama (n=634) yapılmıştır. Açımlayıcı faktör analizi ve lojistik regresyon analizleri sonucunda askerî ortamda başarıyı yordayan özellikleri içeren 2 boyutlu bir yapı oluştuğu görülmüştür. Araştırma-3’de ise esas örneklem (n=1209) ile nihai çalışma yapılmıştır. Açımlayıcı faktöranaliziyleelde edilen 2 boyutlu (bilişsel ve davranışsal) yapının toplam varyansın % 69’unu açıkladığı görülmüştür. Ölçeğin güvenilirlik katsayısı0,97 (davranışsal boyut 0,95, bilişsel boyut 0,93) olarak hesaplanmıştır. Yapı geçerliliği kapsamında ölçeğin duygusal zekâ ölçeği ile benzeşim geçerliliği sağladığı; kişilik ölçeğinin dışa dönüklük, uyumluluk ve öz disiplin boyutları ile kısmen ve zayıf derecede ayrılma geçerliliği sağladığı görülmüştür. Yordama geçerliliği kapsamında, askerîzekâ ölçeğinin örgütsel vatandaşlıkve iş performansının güçlü bir yordayıcısı olduğu belirlenmiştir. Sonuçlar, geliştirilen askerîzekâ ölçeğinin güvenilir ve büyük ölçüde geçerli bir ölçme aracı olduğunu göstermiştir.

... Read more

Related papers

PENDIDIKAN LIFE SKILLAsep Awaludin

Keterampilan hidup adalah berbagai keterampilan atau kemampuan untuk dapat berperilaku positif dan beradaptasi dengan lingkungan memungkinkan seseorang mampu menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan dalam hidupnya sehari-hari secara efektif (DEPDIKNAS, 2002).

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPembelajaran Life Skills Pada Anak Tunagrahita DI SLB Muhammadiyah BandungYayu Permatasari

2010

Tujuan pendidikan anak tunagrahita yaitu dapat mengembangkan potensi dengan sebaik-baiknya, dapat menolong diri, berdiri sendiri, berguna bagi masyarakat, dan memiliki kehidupan batin yang layak. Berdasarkan temuan dilapangan bahwa setiap sekolah berbeda dalam mengembangkan life skills, ini tergantung kepada banyak faktor seperti bagaimana kondisi sekolah, keadaan guru, kemampuan sekolah, daya dukung sekolah yang mencakup kurikulum dan ekonomi sekolah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini bermaksud untuk memahami, mengungkap menjelaskan berbagai gambaran atas fenomena-fenomena yang ada di lapangan kemudian dirangkum menjadi kesimpulan deskriptif berdasarkan data penelitian yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti. Pelaksanaannya tidak terbatas hanya sampai pengumpulan data, tetapi meliputi pembahasan, analisis data sejak sebelum memasuki lapangan, selama berada di lapangan, sampai dilakukan penarikan kes...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightProgram Pendidikan Kecakapan Hidup DI LKP Gemilang Kota TasikmalayaFaisal Triyono

Jendela PLS, 2018

Lembaga kursus dan pelatihan merupakan wadah bagi masyarakat yakni untuk meningkatkan kompetensi yang sudah dimiliki sebelumnya, mengembangkan keahlian, memperoleh keterampilan baru sehingga masyarakat memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan program kursus dan pelatihan tersebut bisa dijalankan dengan baik sehingga tujuan dari pelatihan tersebut dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengelolaan program kecakapan hidup pada program tata boga di LKP Gemilang Kota Tasikmalaya. Data penelitian diperoleh menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program kecakapan hidup melalui program tata boga yang dilakukan di LKP Gemilang dilakukan melalui lima tahap yakni: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan, penilaian. Pengembangan dilakukan dalam hal inovasi produk yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kata kunci: kursus, pelatihan, pendidikan kecakapan hidup, pendidikan non-formal, pengelolaan program.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightLife Skills Education Approach Untuk Mengembangkan Pendidikan Karakter DI SMPPurnomo Ananto

Epigram, 2019

Educational services that can provide the skills to interact in today's vibrant life-filled dynamics need to be continually nurtured. The learning process which so far tended to be verbalistic and oriented on the subject matter alone and took place one way (one way communication) less able to improve the life skills of junior high school students. This paper discuss how to improve the life skills of junior high school students through existing learning so that they have good character, but using life skill education approach which has a purpose to carry out education in improving Psychosocial Skills and ability overcoming the demands and challenges of everyday life. The learning process with life skill education approach will have a significant impact on educating the character character of the students in junior high school which since elementary school accepting the learning process with pedagogical approach, through life skill education approach will be able to improve the qu...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPenerapan Pendidikan Keterampilan Melalui Life Skill Qiraah DI Mis Al-Husna Jl. Pelajar Pasar III Mardinal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli SerdangAinun Nabila

NIZHAMIYAH

Penelitian yang dilakukan ini berjudul penerapan pendidikan keterampilan melalui life skill qiroah MIS Al Husna Jalan Pelajar Pasar 3 mardinal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Latar belakang penelitian ini dilakukan karena pentingnya pembelajaran Qiroah dengan adanya qiroah ini dapat memperbaiki pembacaan AlQuran atau pelafalan Alquran yang dibacakan oleh siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini akan mendeskripsikan kegiatan penerapan life skill qiroah di MIS Al Husna. Partisipan pada penelitian kali ini yaitu kepala madrasah, guru, dan siswa. Hasil penelitian yang telah dilakukan memperoleh hasil di mana penerapan pendidikan keterampilan melalui life skill qiroah di mis Al Husna berjalan dengan baik kegiatan qiroah dilakukan dengan beberapa metode di mana metode yang sering digunakan dalam pembelajaran qiroah ini yaitu dengan guru memberikan pelafalan Alquran yang benar. Hasil penelitian berikutnya mengungkapkan penerapan...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPembinaan Life Skill Anak Muda Putus SekolahNasrullah Nasrullah

Jurnal Dedikasi Masyarakat, 2017

Pendidikan merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia sesuai dengan maklumat UUD 1945. Pemerintah juga telah melakukan berbagai terobosan untuk para puta-putri bangsa Indonesia yang ingin terus untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi melalui pembinaan beasiswa berprestasi dan sekolah gratis, mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Pertama bahkan sampai ke Perguruan tinggi. Namun, tidak semua anak muda memiliki minat yang begitu tinggi dalam melanjutkan pendidikannya demi masa depan, beberapa dari mereka justru memililih untuk berhenti dan mencari kerja demi melanjutkan hidup dan membiayai keluarga. Fenomena seperti ini terjadi pada beberapa anak muda yang masih produktif di Dusun Rante Limbong Desa Buntu Barana Kabupaten Enrekang. Mereka memilih untuk tidak melanjutkan sekolah dan memilih untuk tinggal bertani dan melakukan kerja-kerja lainnya. Lucky Ceria 23 Motor Rante Limbong merupakan salah satu bengkel yang bekerjasama untuk membina para anak muda tersebut agar memiliki keterampilan. Bengkel ini berperan sebagai mentor yang membekali mereka dengan keterampilan menganalisis permasalahan pada motor dan melakukan perbaikan sesuai dengan tingkat kerusakannya. Pada pelatihan tersebut, para anak muda terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pengetahuan awal tentang motor dan berbagai permasalahannya. Setelah itu, mereka langsung terjun ke praktik dan didampingi oleh para tentor yang telah professional dibidangnya. Setelah 3 bulan pelatihan, anak muda putus sekolah tersebut sudah mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan mereka sudah mampu berpenghasilan melalui kegiatan tersebut. Kata kunci: bengkel, keterampilan; anak muda putus sekolah.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPENERAPAN LIFE SKILL (SOPAN SANTUN) DI RA AL -ISHLAH PANUGARANRema Asyril Washilah

Rema Asyril Washilah, 2022

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sopan santun pada anak. Subjek penelitian ini adalah tiga orang anak dari kelompok B RA Al-Ishlah Panugaran diantaranya Muhammad Raffa, Adinda Fatma Bilbina dan Siti Halimah. Data yang dikumpukan berupa karakter sopan santun anak dan proses penerapan sopan santun tersebut. Sopan santun merupakan sikap atau perilaku yang tertib sesuai dengan adat istiadat atau normanorma yang berlaku dalam pergaulan antar sesama manusia setiap harinya memiliki sikap saling menghormati, bertutur kata baik, bersikap rendah hati, dan tolong menolong. Sopan santun pada level pendidikan merupakan dasar yang harus ditempuh dalam melatih dan mengarahkan kepribadian seorang anak serta sebagai bekal dari nilainilai yang dikenal dan diyakininya. Penanaman nilai sopan santun pada anak usia dini membutuhkan suatu proses yang panjang, terus menerus dan berungkali supaya dapat diwujudkan dalam kehidupan seharihari. Hasil penelitian menunjukan bahwa penanaman sopan santun dapat dilakukan dengan metode keteladanan dan nilainilai budi pekerti yang dikembangkan ialah religious, kedisiplinan, kejujuran, ketertiban, kepeduliaan, dan lainlain.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightImplementasi Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Siswa DI Madrasah Aliyah Negeri Batudaa Kabupaten Gorontalosaiful gufron

2020

The research aims to find out the life skills education at MAN Batudaa, Gorontalo District. Specifically, the research aimscan be detailed as follows: a) To find out the life skills education in making decision aspect at MAN Batudaa, Gorontalo District; b) To find out life skills education in communication aspect at MAN Batudaa, Gorontalo District; c) To find out life skills education in accepting differences aspect at MAN Batudaa, Gorontalo District;d) To find out life skills education in leadership aspect at MAN Batudaa, Gorontalo District. It Applies descriptive explanatory approach, while the data collection technique employs questionnaire, interview, observation, and documentation. The research finding reveals that: 1) The implementation of life skills education in making decision skill aspect involving students' ability to make list of choices or alternative decisions, as well aa students' ability to consider about risk, with an average for 85,07 %; 2) The implementation of life skills education in communication aspect involving students' ability to make a presentation and ability to deliver ideas/though, with an average for 86,61 %; 3) The implementation of life skills education in aspect of accepting differences involving students' ability to respect for other and ability to collaborate with an average for 84,46 %; d) The implementation of life skills education in leadership at MAN Batudaa, Gorontalo District has an assessment criteria for 85,21%.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPerkembangan Kecakapan Hidup pada Anak Sedari Dini melalui Training Life SkillAnanda Firda Zakiyah

Perkembangan Kecakapan Hidup, 2022

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kecakapan hidup di Kelompok Belajar (KOBER) Nurul Islam Kelompok A (4-5 Tahun) di Kecamatan Cibiru-Bandung. Penelitian ini dilaterbelakangi karena belum optimalnya kecakapan hidup pada anak usia dini pada salah satu siswa yang belum memiliki keterampilan dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data penelitian ini adalah Guru dari Kober Nurul Islam. Selanjutnya adalah pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan redukasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan kecakapan hidup pada salah satu anak di KOBER Nurul Islam menunjukan bahwa anak belum mampu mengontrol emosi, belum mandiri, belum bias membedakan perbuatan baik dan buruk, kurangnya focus, belum mampu bersosialisasi, tidak adanya eyes contact dan sulit dikendalikan. Untuk itu masa usia dini merupakan nasa yang sangat menentukan dalam pembentukan kecakapan hidup seorang anak sehingga perlu menstimulasi, mendidik, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan dan meningkatkan kemampuan dan keterampulan anak. Sebab periode ini hanya berlangsung sekali dalam fase kehidupan manusia. Oleh karena itu, pada masa usia dini perlu adanya bimbingan kepada anak yang memiliki keterlambatan dalam kecakapan hidupnya.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) di PAUD Tunas BangsaSiska Kurnia

Siska Kurnia Dewi, 2022

Penelitian ini bertujuan untuk mengenal mengenai pendidikan kecakapan hidup (life skills) di PAUD Tunas Bangsa. Pada masa usia dini adalah masa emas perkembangan anak yang mana semua aspek perkembangan dan kecerdasan dapat dengan mudah di stimulasi. Usia dini juga adalah masa unik perkembangan anak untuk melewati fase yang disebut dengan masa peka, masa egosentris, masa meniru, masa berkelompok, masa bereksplorasi dan masa pembangkangan.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightSee full PDFdownloadDownload PDFLoading...

Loading Preview

Sorry, preview is currently unavailable. You can download the paper by clicking the button above.

References (39)

  1. Anastasi, A. (1992). WhatCounselorsShouldKnowAboutTheUseAndInterpretation Of PsychologicalTests. Journal of Counselingand Development, 70(5), 610-615
  2. Ang, S., Van Dyne L., Koh C.K.S., Ng K.Y., Templer K.J., Tay C., ve Chandrasekar N.A. (2007). Culturalintelligence: Itsmeasurementandeffects on culturaljudgmentanddecisionmaking, culturaladaptationandtaskperformance. Management andOrganizationReview, 3(3), 335-371.
  3. Ang, S. ve Van Dyne, L. (Ed). (2008). Handbook of culturalintelligence: Theory, measurementandapplications. New York: M.E. Sharpe.
  4. Benet-Martinez, V. ve John, O. P. (1998). Los CincoGrandesacrossculturesandethnicgroups: Multitrait- multimethodanalyses of theBigFive in Spanish and English. Journal of personalityandsocial psychology,75(3).
  5. Bouchard, T. J. ve McGue, M. (1981). Familialstudies of intelligence: A review.Science,212(4498), 1055-1059.
  6. Burger, M. J. (2006). Kişilik, psikoloji biliminin insan doğasına dair söyledikleri). (İ. D. E. Sarıoğlu, Çev.). İstanbul: Kaknüs (2004)
  7. Çokluk, Ö., Şekercioğlu, G. ve Büyüköztürk, Ş. (2012). Sosyal bilimler için çok değişkenli istatistik: SPSS ve LISREL uygulamalar (2.Baskı)..Pegem Akademi.
  8. Dewey, J. (1909). Moral principles in education. New York, HoughtonMifflin.
  9. Dey, I. (1993). Qualitativedataanalysis: A user-friendlyguideforsocialscientists.London: Routledge.
  10. DeYoung, C. G. (2011). Intelligenceandpersonality. R. J. Sternberg ve S.B. Kaufman (Ed.) The Cambridge Handbook Of Intelligenceiçinde (711-737). New York: Cambridge.
  11. Earley, P.C. ve Ang, S. (2003). Culturalintelligence: Individualinteractionsacrosscultures,PaloAlto: Stanford.
  12. Erdemir, E. (2007). İşe almada aday odaklılık: Kavramsal çerçeve ve ölçek geliştirme Yayınlanmamış Doktora Tezi, Eskişehir, Anadolu Üniversitesi Sosyal Bilimler Enstitüsü.
  13. Erdemir, E. (2008). Yönetim ve örgüt araştırmalarında ölçek kullanımı: Yönetim organizasyon kongre bildirileri örneği,16. Ulusal Yönetim ve Organizasyon Kongresi, İstanbul Kültür Üniversitesi, Bildiriler Kitabı, 397-403.
  14. Gardner, H.(1983). Frames of mind, thetheory of multipleintelligences. New York: Basic Books.
  15. Gardner, H.(1993). Frames of mind, thetheory of multipleintelligences. (10. yıldönümü baskısı). NY: Basic Books. Gardner, H.(2006). Çoklu zekâ, yeni ufuklar. (A.H. Gül, Çev.)İstanbul: Optimist.
  16. Goleman, D. (1995). EmotionalIntelligence. New York, Bantam.
  17. Goleman, D. (1998). Workingwithemotionalintelligence. New York, Bantam.
  18. Goleman, D. (2007). Sosyal zekâ, insan ilişkilerinin yeni bilimi, (O.Ç. Deniztekin, Çev.). İstanbul: Varlık, (2006).
  19. Guilford, J. P.(1967). Thenature of humanintelligence. New York: McGraw-Hill.
  20. Gürbüz, S. ve Şahin, F. (2014). Sosyal Bilimlerde Araştırma Yöntemleri Felsefe-Yöntem-Analiz , Ankara: Seçkin.
  21. Hinkin, T.R. ve Schriesheım C.A. (1989). Development andapplication of newscalestomeasurethe French andRavenBases of socialpower. Journal of AppliedPsychology, 74(4), 561-567.
  22. Hinkin, T.R. (1995). A review of scaledevelopmentpractices in thestudy of organizations. Journal of Management, 21 (5), 967-988.
  23. Kline, R. B. (2011).Principlesandpractice of structuralequationmodeling. Guilfordpress.
  24. Legg, S ve Hutter M. (2007). A collection of definitions of intelligence. Frontiers in ArtificialIntelligenceand Applications, 157, 17-24.
  25. Mackintosh, N. J. (2011). History of theoriesandmeasurement of intelligence. R. J. Sternberg ve S.B. Kaufman (Ed.) The Cambridge Handbook Of Intelligenceiçinde (3-19). New York: Cambridge.
  26. Neuman, W.L. (2012). Toplumsal Araştırma Yöntemleri Nitel ve Nicel Yaklaşımlar (5. Baskı), (S. ÖZGE, Çev.), Ankara: Yayın Odası Yayıncılık. (2005).
  27. Plomin, R. ve DeFries, J. C. (1998). Thegenetics of cognitiveabilitiesanddisabilities. ScientificAmerican, 278(5).
  28. Salovey, P. ve Mayer J. D. (1990). EmotionalIntelligence,Baywood Publishing Co.
  29. Scarr, S. ve Weinberg, R. A. (1976). IQ test performance of blackchildrenadoptedbywhitefamilies. AmericanPsychologist, 31(10), 726.
  30. Schwab, D. P. (1980). Constructvalidity in organizationalbehavior, L.L. Cummings ve B.W. Staw (Ed.), Research in OrganizationalBehavior, Vol.2, icinde (3-43). Greenwich, CT: JAI Press.
  31. Sternberg, R. J. (1986). A frameworkforunderstandingconceptions of intelligence. R. J. Sternberg ve D.K. Detterman (Ed.), What is intelligence? Contemporaryviewpoints on itsnatureanddefinitioniçinde (3-15). NJ: Ablex.
  32. Sternberg, R. J. (1987). Intelligence R. L. Gregory (Ed) The Oxford companiontothemindiçinde. NY: Oxford.
  33. Sternberg, R. J. (1988). Thetriarchicmind: A newtheory of humanintelligence.New York: Viking.
  34. Sternberg, R. J. (1996). Successfulintelligence how practicalandcreativeintelligencedeterminesuccess in life. NY:Plume.
  35. Sternberg, R. J. (2011). Thetheory of successfulintelligence. R. J. Sternberg ve S.B. Kaufman (Ed.) The Cambridge Handbook Of Intelligenceiçinde (504-527). New York: Cambridge.
  36. Stys, Y. ve Brown, S.L. (2004). A review of theemotionalintelligenceliteratureandimplicationsforcorrections. ResearchBranchCorrectional Service of Canada, R-150, Mart.
  37. Sümer, N.,Lajunen, T. ve Özkan, T. (2005). Bigfivepersonalitytraits as thedistalpredictors of roadaccidentinvolvement. Trafficand transport psychology: theoryandapplication: proceedings of the ICTTP 2004 içinde (215). ElsevierScience Ltd.
  38. Şahin, F. (2011). Liderin kültürel zekâsının astların örgütsel vatandaşlık davranışı ile iş doyumu üzerine etkisi. Savunma Bilimleri Dergisi, 10 (2), 80-104.
  39. Şencan, H. (2005). Sosyal ve DavranışsalÖlçümlerde Güvenilirlik ve Geçerlilik. Ankara: Seçkin Yayınevi Tabachnick, B.G. ve Fidell, L.S. (2006). Using multivariatestatistics(5. Baskı). Boston: Pearson.
View morearrow_downward

Related papers

Pelatihan Kecakapan Hidup (Life Skills) Bagi Siswa Sma [Life Skills Training for High School Students]Deborah Nauli Simorangkir Ph.D

2018

Social Media Week (SMW) is an annual event by the Department of Communication and Public Relations, Swiss German University, which explores influence of social media and technology in this digital era. Therefore, as part of the Event Management course, the 2016 Social Media Week is organized by semester 5 students of Communication and Public Relations, and is expected to be the platform for the students to showcase their talents, creativity, communication and project management skills. Since the first time, SMW has become the trade mark of the Department of Communication and Public Relations at SGU. Therefore, the Department always seeks to make improvements every year. Especially because 2016 marks the 10 year anniversary of the CommPR Department. This is the reason for this year's theme: "A Decade of Communication Excellence". The 2016 SMW was held on November 8-10, 2016. There are 3 strong foundations in creating this event: Community service, Education, and Enterta...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPelatihan Keterampilan Hidup untuk Melindungi Remaja dari KekerasanAisyah Aryani

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Kekerasan terhadap Anak dapat terjadi dimana saja baik di sekolah, rumah, ataupun di ruang publik. Bentuk tindak kekerasan dapat berupa kekerasan verbal ataupun non-verbal dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Dampak kekerasan dialami baik oleh korban, pelaku, ataupun saksi dengan besaran dampak dari yang ringan sampai berat termasuk percobaan bunuh diri dan kehamilan remaja. Strategi yang dapat mencegah, menangani, dan menanggulangi kekerasan adalah pelatihan kecakapan hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kecakapan hidup remaja berkaitan dengan upaya melindungi dari kekerasan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari brainstorming, penyuluhan, diskusi, dan simulasi. Media yang digunakan antara lain modul, lembar balik, dan lembar simulasi. Peserta kegiatan pengabdian terdiri dari 33 remaja yang aktif mengikuti kegiatan Pramuka dan PMR. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kuis bergambar,...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPendidikan Life Skill di Madrasah AliyahAbdul Kadir Ahmad

Edukasi : Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 2022

Based on the Decree of the Director General Number 4924 of 2016 and Number 2851 of 2020, the ministry of religion has established several madrasah aliyah implementing skills programs. This study aims to determine how the implementation of life skills education at MA Al Irsyad Gajah Demak, in the form of developing entrepreneurial competencies, developing skills programs, and evaluating the implementation of skills programs. The research method is a structured and empirical qualitative exploration using observation techniques, documentation studies and interviews. The analysis technique used includes three analytical processes, namely: data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that stakeholders from the business/industry world gave appreciation to graduates of soft skills such as religiosity, appreciation, honesty, and loyalty. However, the implementation of the skills program has not been carried out optimally, because the vocational curriculum has not been adapted to the IQF standards, the types of skills that are not based on the potential of the labor market, and the competencies needed by the business world cannot be fulfilled, and the recruitment of skills educators from alumni so that it takes time to increase life skills.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightLife Skills" Yang Relevan Untuk Keperluan Pendidikan DI Sekolahruswandi hermawan

Jurnal Administrasi Pendidikan, 2003

Tulisan ini adalah kajian lanjutan tentang Pola Induk Pengembangan Model Penerapan 'Life Skills" dalam Konteks Pendidikan di Sekolah Menengah Umum, seperti yang ditulis oleh Djam'an Satori dan Udin S. Saud (2001) yang diangkat kembali dalam tulisan pembuka jurnal ini. Pemahaman terhadap konteks "life skills" dapat dilakukan dengan mengkaji pertanyaan-pertanyaan yang dimaksudkan untuk keperluan pengembangan kurikulum yang menekankan pada "life skills". Pertanyaan-pertanyaan itu di antaranya adalah: Kecakapan hidup (life skills) apakah yang relevan yang harus dibekalkan dan dipelajari siswa di sekolah? Bahan belajar apakah yang harus dipelajari siswa untuk mengerti dan memahami life skills itu? Kegiatan dan pengalaman belajar apakah yang harus dilakukan siswa untuk dapat menguasai life skills itu? Fasilitas, alat, dan sumber belajar yang bagaimanakah untuk bisa menguasai life skills itu? Bagaimanakah caranya mengetahui bahwa siswa telah menguasai life ...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightUdjang Pengembangan Life SkillsUdjang Pr. M. Basir

The fact that quality of education in Indonesia still lower. Lower the quality of the educationhave an in with less competition in the world of job. Therefore, curriculum as bases of system development of education have to be corrected by up at market requirement, even if do not forget the development of the academict aspect. Therefore, curriculum have to load the aspect of skill area (life skills) what is required by student. Matter that's important so that to be world of education and world work in society walk in linear and valuable of symbiosis which are positive.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightModel Pengembangan Teknik Pembelajaran Life Skill Dengan Setting Group Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Mahasiswa Bimbingan Konseling Fkip Universitas Muhamadiyah PROF.DR. HamkaChandra tri mulya dewi

Psikologi konseling : jurnal kajian psikologi dan konseling, 2017

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial mahasiswa BK FKIP UHAMKA melalui model pengembangan teknik pembelajaran Life Skill dengan Setting Group. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan treatment kepada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling UHAMKA yang memiliki perilaku prososial yang rendah. Metode yang digunakan adalah teknik pembelajaran life skill untuk menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan dalam kehidupan secara lebih efektif. Kecakapan hidup mencakup empat jenis, yaitu: (1) kecakapan mengenal diri; (2) kecakapan berpikir; (3) kecakapan sosial; dan (4) kecakapan akademik. Temuan dari penelitian ini adalah: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku prososial mahasiswa BK FKIP UHAMKA pada pretest dan posttest kelompok eksperimen; (2) terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara perilaku prososial mahasiswa BK FKIP UHAMKA pada pretest dan posttest mahasiswa BK FKIP kelompok kontrol; (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku prososial mahasiswa BK FKIP UHAMKA pada posttest kelompok kontrol dengan posttest kelompok eksperimen. Berdasarkan temuan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku prososial mahasiswa BK FKIP UHAMKA dapat ditingkatkan melalui bimbingan kelompok dengan teknik pembelajaran life skill.

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPelaksanaan Pendidikan Life Skills Dalam Program Wirausaha Siswa Kelas XI Sma Negeri 5 PalembangDewi Koryati

2016

Abstract: The research titled the implementation of life skills education in entrepreneurship program class XI SMA Nergeri 5 Palembang. This research is descriptive research is research that reveals facts on the ground by observing observation, conducting interviews and documentation. The research variables are life skills education in the form of extracurricular activities student entrepreneurs. The research subjects a class student of XI SMA Negeri 5 Palembang and the entire team of experts are on the debriefing of 6 branches entrepreneurs. Observation data used to determine the implementation of life skills education in entrepreneurship program and documentation used for school files. This study has show that the implemntation of life skills education in entrepreneurship program in SMA Negeri 5 Palembang say well look a lot of students who enthusiastidally participated in debriefing entrepreneurs, students can develop the potential in students. Abstrak: Penelitian ini berjudul P...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Pada Odha (Orang Dengan Hiv/Aids) DI Kota KediriFartika Ifriqia

2016

Pada tahun 2013, jumlah penderita anak-anak, remaja dan mahasiswa di Kota Kediri yang terkena HIV/AIDS naik tiga kali lipat lebih dibanding tahun sebelumnya. Pendidikan kecakapan hidup melalui pemberdayaan komunitas merupakan salah satu konsep pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan warga belajar agar memiliki keberanian dan kemauan menghadapi masalah hidup dan kehidupan. Pelaksanaan pemberdayaan komunitas ODHA di Kota Kediri menggunakan pendekatan Community Based Research melalui tahapan diagnose, rencana tindakan, tindakan, evaluasi. Metode yang digunakan adalah focus group discussion, ceramah, tanya jawab, demontrasi dan praktek. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup meliputi penyampaian nilai-nilai agama Islam, nilai-nilai sosial, dan pelatihan keterampilan (membuat aksesoris, tempat hantaran, dan seni kulit telur). Program pada komunitas ODHA di Kota Kediri dapat meningkatkan pengetahuan, spiritual, keterampilan yang menghasilkan produk siap jual, sehingga mereka lebih p...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightEfektivitas Pendidikan Life Skill Dalam Membentuk Keterampilan Berdakwah Siswa DI Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 MedanAbu Hasan asyari

2018

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) konsep program pendidikan life skill dalam membentuk kemampuan berdakwah siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Medan, 2) pelaksanaan pendidikan life skill dalam membentuk keterampilan berdakwah siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Medan, 3) faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanan pendidikan life skill dalam membentuk keterampilan berdakwah siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Medan, 4) efektivitas program pendidikan life skill dalam membentuk kemampuan berdakwah siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 01 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, guru dan siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah l Medan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep program khutbah yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightPenguatan Life Skills dalam Implementasi Kurikulum 2013 pada SMA (Sekolah Menengah Atas) di Jawa Baratdinn wahyudin

MIMBAR PENDIDIKAN

ABSTRAKSI: Tak semua lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) bisa meneruskan pendidikannya ke jenjang PT (Perguruan Tinggi). Oleh sebab itu, lulusan SMA perlu dibekali kemampuan dan keterampilan untuk bisa bertahan dalam menempuh kehidupan usai lulus SMA. Penelitian ini difokuskan pada penguatan pengalaman belajar bercirikan kecakapan hidup dalam implementasi Kurikulum 2013 pada SMA di Jawa Barat, Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemahaman kepala sekolah dan guru SMA dalam merancang dan mengimplementasikan Kurikulum 2013 dan menjamin lulusannya memiliki keterampilan belajar, keterampilan menggunakan teknologi dan media informasi, serta dapat bekerja dan bertahan dengan menggunakan keterampilan untuk hidup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan sampel para kepala sekolah dan guru SMA. Hasil penelitian menunjukan masih variatifnya derajat pemahaman kecakapan hidup para guru dan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum 2013. Ada juga sejumlah kendala y...

downloadDownload free PDFView PDFchevron_rightkeyboard_arrow_downView more papers Academia
  • Explore
  • Papers
  • Topics
  • Features
  • Mentions
  • Analytics
  • PDF Packages
  • Advanced Search
  • Search Alerts
  • Journals
  • Academia.edu Journals
  • My submissions
  • Reviewer Hub
  • Why publish with us
  • Testimonials
  • Company
  • About
  • Careers
  • Press
  • Help Center
  • Terms
  • Privacy
  • Copyright
  • Content Policy
Academia580 California St., Suite 400San Francisco, CA, 94104© 2026 Academia. All rights reserved

Từ khóa » Viking Konuşma ölçeği